Steak merupakan salah satu menu masakan yang berasal dari bangsa Barat, namun mudah ditemukan di hampir seluruh dunia. Termasuk di Indonesia, steak banyak dijual di restoran dengan berbagai varian. Steak umumnya dibuat dari daging sapi bagian tenderloin dan sirloin yang dipanggang dan diberi sedikit bumbu.
Awalnya, steak dibuat dari daging rusa. Karena rusa sulit ditemukan, penggunaannya kemudian diganti dengan daging sapi, kerbau, dan kambing. Sejak produksi daging sapi meningkat pada abad ke-18, menu makanan steak akhirnya hanya dibuat dari daging sapi. Steak kemudian menjadi tren menu yang biasa disantap saat makan malam dan disandingkan bersama dengan wine.
Perbedaan Tenderloin dan Sirloin
Daging sapi memang memiliki sebutan masing-masing tergantung pada bagian mana daging tersebut dipotong. Tenderloin dan sirloin merupakan dua jenis potongan sapi yang sama-sama berasal dari bagian punggung. Kedua jenis potongan daging tersebut merupakan yang paling populer dijadikan steak.
Secara tampilan, steak sirloin maupun tenderloin mungkin tampak sama. Namun keduanya sebenarnya memiliki perbedaan yang belum banyak diketahui. Bagi pecinta menu steak, wajib tahu perbedaan sirloin dan tenderloin yang dapat dilihat dari beberapa aspek berikut ini.
1. Lokasi Potongan
Perbedaan pertama antara tenderloin dan sirloin adalah asal lokasi potongan kedua jenis daging tersebut. Keduanya merupakan daging yang berada di area pinggang ke punggung (has). Sirloin merentang dari iga bawah hingga punggung atas dan merupakan lapisan daging di bagian luar, sehingga sering disebut daging has luar. Sementara tenderloin merentang dari bahu hingga pinggang dan berada di lapisan bagian dalam dan disebut daging has dalam.
2. Tekstur
Baik tenderloin maupun sirloin adalah daging yang bertekstur paling lembut di antara daging sapi bagian lainnya. Tekstur sirloin lebih alot dan padat karena otot daging sirloin lebih banyak digunakan untuk bergerak dan menahan berat. Sebaliknya, otot daging pada bagian tenderloin tidak digunakan untuk menahan berat maupun bergerak, sehingga teksturnya lebih lembut dan empuk.
3. Nilai Gizi
Tenderloin dan sirloin sama-sama mengandung sedikit lemak dibandingkan bagian lainnya. Meski begitu, sirloin mengandung lemak yang lebih sedikit daripada daging tenderloin. Dalam 100 gram daging sirloin, terdapat sekitar 12-14 gram lemak, 29 gram protein, dan 90 miligram kolesterol. Sementara, 100 gram tenderloin mengandung lemak sebanyak 18-20 gram, 18 gram protein, dan sekitar 70 miligram kolesterol.
4. Cara Memasak
Perbedaan tenderloin dan sirloin berikutnya dapat dilihat dari cara memasaknya. Untuk memperoleh hasil terbaik, cara memasak sirloin maupun tenderloin perlu mempertimbangkan komposisi daging dan lemaknya. Secara umum, durasi memasak kedua jenis daging tersebut sangat bergantung pada berat atau ketebalan daging.
Tekstur daging sirloin yang lebih keras dan kenyal membutuhkan waktu memasak lebih lama, sekitar 6-10 menit untuk setiap sisinya. Berbeda dengan sirloin, durasi memasak tenderloin sebaiknya tidak terlalu lama karena teksturnya yang lebih lembut. Tenderloin akan menjadi lebih keras jika dimasak terlalu lama.
5. Rasa
Perbedaan rasa steak tenderloin dan sirloin dipengaruhi oleh komposisi daging-lemak, tekstur, dan cara pengolahannya. Steak dari tenderloin bertekstur lembut dan lumer, terlebih jika dimasak dalam tingkat kematangan medium dan medium rare. Di sisi lain, sirloin yang bertekstur alot memiliki aroma dan cita rasa daging yang lebih kuat. Sirloin juga sering berlapis lemak sehingga membuatnya lebih gurih dan juicy.
Steak Hotel by Holycow jadi Pilihan Daging Steak Terbaik
Bagi pecinta menu steak, tentu jadi kesenangan tersendiri apabila bisa memasak steak di rumah dan menikmatinya kapan saja. Untuk itu, Steak Hotel by Holycow jadi solusi untuk kebutuhan tersebut. Holycow menyediakan berbagai pilihan daging sapi terbaik untuk menu steak favorit Anda.
Steak Hotel by Holycow didirikan oleh Wynda Mardio, sejak 15 Maret 2010. Sebagai Meat Expert yang menyajikan pengalaman makan steak asli halal terbaik, Wynda Mardio memiliki sertifikat Cleanliness, Health, Safety & Environment Sustainability (CHSE) dari Kementerian Pariwisata dan Industri Kreatif Indonesia.
Di Holycow, Anda tidak hanya bisa menemukan pilihan daging steak berkualitas. Anda juga bisa mendapatkan paket menu daging lainnya dan berbagai pilihan saus untuk melengkapi santapan steak kesukaan Anda.
